PERSATUAN FORUM MARGA RANGKUTI, PARINDURI, MARDIA , ZIARAH KE KUBURAN OMPUNG KAMI DI DUGA UDAH BER ABAD- ABAD TAHUN

Mandailing Natal, Wartapolri.com – FORUM SILATURRAHIM FOMPARAN MARGA RANGKUTI, PARINDURI, MARDIA, mengziarahi ke kuburan ompung kami nama panggilan JATIMBUL- GELAR: JAUNDANGAN RANGKUTI, sabtu 22-10-2022 jam 05-30 wib, sore, jalan dusun Aek Soma.

Ketua forum marga Rangakuti: AHMAD INSAN IMBALO Spd, RANGKUTI , GELAR SUTAN PATI DURI.

Dan persatuan forum agar di musyawarahkan agar kuburan opung kami di bikin batu NISANNYA , tujuan memberi penghormatan kepada ompung kami marga Rangkuti.

Menurut hitungan tokoh Marga Rangkuti / ketua forum kec, Batang Natal udah tujuh (7) keturunan kami marga Rangkuti Di Desa banjarmayu.

Menurut sejarah yang kami tau sejarah singkat Desa Banjarmalayu yang ikut dulu memerangi orang Agam di Desa Banjar malayu yaitu:

1). JAPANGGELERAN LUBIS, Kelebihanya tahan besi & tahan tembak.

2) jametar Lubis tahan besi.

3) JABADAK NAINGOL, Batubara. Kelebihanya tahan tembak.

4) ada juga tukang mamasak pada saat itu tapi belum dapat namanya yang pasti dari pihak dari perempuan.

5) JATIMBUL RANGKUTI : GELAR JAUNDANGAN RANGKUTI ASAL DARI DESA AEK MARIAN, TINGAL DI DESA BANJAR MALAYU.KELEBIHANYA BIKIN SUHU PERANG / MEMBAWA PERLENGKAPAN DAUN SIRIH UTUK DI MAKAN SEBELUM BERANGKAT PERANG.

Ketua forum berharap agar kuburan ompung kita agar di siarahi jangan di lupakan sejarah , karena negara maju mengingat sejarah bangsanya paparanya.

Salah seorang putra Desa Banjarmalayu, sekalian kordinator pemuda Rangkuti kab, Madina berharap kepada saudara marga Rangakuti agar kuburan ompung kita ini kita kasih batu nisannya.

menurut sejarah turun menurun sudah pantas di beri penghormatan dari cucunya , agar di renopasi kuburan ompung kita.

Kami berharap kepada anak rantau yang marga Rangkuti, Parinduri, Mardia, agar kedepan kita usahakan kuburan ompung kita di perbaiki / di bikin batu mizanya.

agar anak cucu kita nanti tau lagi di mana letak kuburan ompung kita, menurut sejarah dulu berkumpul Tiga marga memerangi i orang Agam.

Di Desa Banjarmalayu, karena Desa banjarmalayu mulai dulu ada tambang emas di Desa Banjar malayu kec, batang Natal, kab, Madina, yaitu bertempat di dusun parkampungan, disitulah dulu perang tiga marga ini dengan orang Agam, bagi yang menyerah / siap mau melewati dari bawah ketiak ompung kami ini japanggeleran, gak boleh di bunuh, tapi siapa mau melawan langsung di bunuh dengan rulus, / pedang.

menurut di komfermasi pihak jurnalais ketua forum kec Batang Natal, menyimpan rulus itu/ masih ada di Desa Banjarmalayu yaitu di dusun pining Sundari, yang menyimpannya pihak marga Lubis japanggeleran, yang baru meninggal baru Minggu lalu yang bernama japanggeleran lubis pungkasnya.
(Rispan Syahputra)

Mungkin Anda Menyukai