Kepulauan Nias, WartaPolri.com – Martin Manurung wakil ketua komisi 6 anggota DPR RI turun Gunung saat jelang pemilu, diduga Pencitraan, cetus Dewan Pimpinan Daerah Lembaga Swadaya Masyarakat Gerakan Muda Indonesia Cerdas Anti Korupsi. (DPD LSM GMICAK Kepulauan Nias) Arius Mendröfa. Didapatkan Wartawan dalam Group WhatsApp Ononiha Seindonesia perdebatan sengit atas video Martin Manurung.
Ketua DPD LSM GMICAK Kepulauan Nias menambahkan “Proyek listrik Pemerintah ini adalah Penyertaan Modal Negara sebesar 10 triliun” dan tidak boleh ada yang menghalang- halangi pelaksanaan dan pencairan anggaran kepada PLN oleh Menteri Keuangan. agar masyarakat se-Indonesia menikmati listrik dan juga hak warga negara dan tanggung jawab negara Republik Indonesia. Ketua DPD LSM GMICAK Kepulauan Nias: Arius Mendröfa akan memonitoring terealisasi atau tidaknya dikepulauan Nias yang kita cintai ini, tegasnya.
Tambahnya, PLN sebagai pelaksana kegiatan ini bertanggung jawab untuk pelayanan kepada masyarakat pulau Nias tanpa tebang pilih. Demi tercapainya Nias Terang yang sudah lama diusahakan atau dirintis oleh Mantan Bupati Nias Drs. Sokhiatulo Laoli, MM yang merupakan Bapak Pembangunan Nias, baik usulan penambahan tenaga daya listrik, Power dan Tower listrik sekepulauan Nias, urainya.
Memang tindakan Martin Manurung sebagai komisi 6 adalah tugasnya mengawasi terealisasinya anggaran listrik se Indonesia, keefisienan dan keefektifan.
Kami Ormas/LSM Kepulauan Nias mengakui sudah dari dulunya keberhasilan Drs. Sokhiatulo Laoli, MM mantan Bupati Nias dua periode, sangat peduli akan Nias terang keseluruh daerah sekepulauan Nias. Ianya besar di Nias dan bagian dari masyarakat Nias yang sangat dibanggakan dan didukung nantinya terpilih di DPR RI pada pesta demokrasi 14 Pebruari 2024 mendatang, utusan dan kebanggaan Ononiha, Drs. Sokhiatulo Laoli, MM akrab disebut Ama Yorint.
Terkait Nias terang, Drs. Sokhiatulo Laoli, MM dibidang pembangunan listrik, pada saat dipercayakan konstituen
menjabat Bupati 2 Periode.
“Telah melakukan perubahan di Kabupaten Nias di berbagai sektor, juga telah mengembangkan dan membangun beberapa sektor untuk kebutuhan masyarakat kepulauan Nias 5 Kab/Kota antara lain : Mengusulkan/ memperjuangkan Pebangunan Power Listrik dari 6,5 MW menjadi 78 MW Bersama dengan Tower Listrik 75 KV dari Gunungsitoli sampai ke Nias Selatan artinya dari tidak ada menjadi ada. Dan ini berkat dukungan kepedulian Bapak Presiden RI Jokowi dan perhatian kepada pulau Nias, karena kekuatan daya listrik yang memadai adalah dasar keberhasilan suatu daerah, dalam kegiatan perpabrikan dan lain-lain, pasti akan bisa terlaksana” jelas Arius Mendrofa.
(Tim)

