Dairi, WARTAPOLRI.COM – Sehubungan dengan penolakan pembahasan Laporan Pertanggung Jawaban (LPJ) Bupati Dairi DR Edy KA Berutu tentang pelaksanaan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) T.A. 2021 dengan SILPA 114 milyar menjadi sorotan banyak pihak. Pemerintah Kabupaten Dairi dianggap tidak mampu dalam pengelolaan keuangan daerah.
“Rasanya sangat miris sekali mendengar Sisa Lebih Penggunaan Anggaran sebesar 114 milyar dengan keadaan infrastruktur di Kabupaten Dairi.” ujar Longga Sianturi Ketua DPC PKP Sidikalang kepada WARTAPOLRI.COM. Hal tersebut diungkapkan Longga saat ditemui disebuah warung kopi di seputaran Perumahan Lae Mbulan Desa Panji Dabutar, Kecamatan Sitinjo Jumat 17.20 wib.
Longga berandai andai dengan SILPA sebesar 114 milyar apabila dana tersebut dipergunakan untuk memperbaiki infrastruktur yang ada di Kabupaten Dairi. ” Saya belum mengerti arti dan manfaat dari penghargaan penghargaan yang diterima Dairi selama ini kepada masyarakat. Dan Dairi Unggul yang bagaimana yang dimaksud dengan keadaan jalan jalan yang seperti ini.?” ujar Longga dengan nada heran sambil menunjuk beberapa kubangan kerbau yang menghiasi jalan di samping warung kopi, yaitu jalan masuk ke Perumahan Laembulan.
“Mungkin mereka tidak pernah melewati jalan Gereja yang lobang ya udah banyak kali, trus jalan Empat Lima. Cuma tidurnya ku rasa orang itu.!” celetuk seorang bapak supir angkot yang juga duduk di warung kopi tersebut. Sambil bercerita kalau mereka selalu merasa kewalahan apabila melewati jalan sepanjang jalan masuk ke Perumahan Laembulan yang mereka lewati setiap hari.
Longga menganggap Pemkab Dairi sama sekali tidak mengenal daerahnya sendiri. Hal ini dibuktikan dari besarnya SILPA yang didapat dalam LPJ Bupati Dairi dalam pelaksanaan APBD T.A. 2021. Seharusnya dana itu pasti bisa diserap dengan baik dari melihat keadaan Kabupaten Dairi yang masih sangat butuh dana untuk pembangunan ditambah lagi dengan keadaan infrastruktur yang kebanyakan masih kopak kapik. “Seandainya dana sebesar 114 milyar itu digunakan untuk memperbaiki jalan, sudah berapa kilometer jalan yang sudah diperbaiki. Saya menganggap Pemerintah Kabupaten Dairi tidak mampu mengelola keuangan daerah.” ujar Longga menutup pembicaraan dengan WARTAPOLRI.COM.(Mula)

