304 Orang Dari 17 Desa di Padang Lawas Ikuti Orientasi Verifikasi Dan Validasi Data Berisiko Stunting

Padang Lawas, wartapolri.com – Dinas Pengendalian Penduduk Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP2KBP3A) Kabupaten Padang Lawas melaksanakan Orientasi Verifikasi dan Validasi Data Beresiko Stunting (KRS) bagi seluruh kader tim pendamping keluarga (TPK) se Kabupaten Padang Lawas.

Plt. Bupati Padang Lawas, drg. H. Ahmad Zarnawi Pasaribu, CHt. MM. M.Si diwakili Asisten III Bidang Administrasi Umum, Drs. Amir Soleh Nasution membuka kegiatan orientasi dan validasi data beresiko stunting, di ikuti 304 orang dari perwakilan desa yang tersebar di 17 Kecamatan se – Kabupaten Padang Lawas berlangsung di Aula Hotel Al-Marwah Sibuhuan, Jumat (15/7/2022).

Sementara Drs. Amir Soleh Nasution dalam sambutannys mengatakan, kegiatan orientasi dan verifikasi ini merupakan salah satu strategi gerakan menumbuhkan semangat dalam percepatan penurunan stunting.

“Setiap kader pendampingan keluarga diberikan peningkatan pemahaman untuk menumbuhkan semangat melayani dalam pemeriksaan kesehatan bagi catin, ibu hamil, keluarga yang punya balita, palayanan Keluarga Berencana (KB) dan pelayanan vaksinasi,” kata Amir

Dalam sambutan Kepala BKKBN Sumatera Utara, Dra. Rabiatun Adawiyah, MPHR mengajak semua kader pendamping keluarga harus mendukung percepatan penurunan stunting sehingga perlu menginisiasi beberapa perubahan strategi berbasis pada pendekatan keluarga beresiko stunting. Salah satunya membentuk Tim Pendamping Keluarga (TPK) yang terdiri dari Bidan, Kader PKK dan Kader KB.

Juga Kepala Dinas DP2KBP3A Kabupaten Padang Lawas, Hj. Markiah Hasibuan, SE mengatakan dalam kegiatan tersebut, saya berharap acara orientasi verifikasi dan validasi PK-21 seluruh TPK nantinya mampu melaksanakan tugas dengan baik, sehingga data yang diverifikasi akurat , akuntabel dan dapat diterima seluruh instansi dan pihak lain yang membutuhkan data tersebut.

Penulis : YW. Manalu

Mungkin Anda Menyukai