Camat Silima PP, Rakor Peningkatan Kinerja Dan Pelayanan Masyarakat

Dairi, WARTAPOLRI.COM
Demi peningkatan kinerja dan pelayanan masyarakat, Camat Silima PP Horas P. pardede, S.E, M.M bersama staf mengadakan rapat kordinasi, yang juga merupakan rapat bulanan di ruang rapat Kantor Camat Silima PP. Hal hal yang dibicarakan dalam rapat tersebut adalah semua hasil monitoring yang dilakukan oleh Kecamatan Silima PP ke 15 Desa binaannya.

Ketika ditemui di ruangannya setelah rapat selesai oleh WARTAPOLRI.COM, Horas Pardede menerangkan kalau saat ini ada didapati desa yang memiliki penduduk yang belum memiliki jamban di Kecamatan Silima PP. Keterangan itu didapat saat rapat berlangsung dari laporan Damensen Siregar, Kasi Kesra Kecamatan Silima PP. Dari hasil monitoring yang dilakukan Kecamatan ke desa desa, ada 5 desa terdapat penduduk yang belum memiliki jamban. Diantaranya Desa Bonian 3 keluarga, Desa Sumbari 7 keluarga, Lae Pangaroan 5 keluarga, Lae Ambat 10 keluarga dan Law Rambong 7 keluarga.

” 17 Agustus 2022 nanti, saya akan umumkan seluruh masyarakat Silima Pungga Pungga semuanya sudah punya jamban. Itu target saya.” kata Horas Pardede dengan tegas penuh semangat. Pihak Kecamatan akan melakukan penyelesaian permasalahan ketidak tersediaan jamban dengan gerak langsung dilapangan. Agar tidak ada lagi masyarakat Kecamatan Silima PP yang belum memiliki jamban.

Masalah belum adanya jamban sehat di setiap rumah warga, merupakan faktor utama Pola Hidup Bersih dan Sehat ( PHBS ) dalam tatanan keluarga dan lingkungan masyarakat sulit terwujud. Guna menyelesaikan masalah tersebut kita harus membangun kesadaran masyarakat. “Membangun kesadaran masyarakat itu penting. Tetapi juga harus didorong sinergitas dan komitmen semua pihak. Ini yang akan kita wujudkan di Kecamatan Silima PP.” ujar Horas Pardede menambahi.

Horas juga menerangkan terkait masalah bantuan sosial untuk penderita disabilitas yang diterima Kecamatan Silima PP, Horas Pardede menegaskan kepada stafnya agar melakukan monitoring dengan jeli. Jangan sampai ada yang menerima dua kali, karena hasilnya sia sia. Kemudian akan mengusulkan ke Dinsos agar bantuan kepada penyandang disabilitas bukan hanya berbentuk kursi roda dan tongkat saja. Namun bisa juga berbentuk kaki atau tangan palsu.

“Pemberian tangan dan kaki palsu itu diprakarsai oleh Bapak Bupati Dairi. Sehingga kita akan kembali meminta kepada Bupati Dairi melalui Dinas Sosial Kabupaten Dairi. Jadi dengan bantuan tangan dan kaki palsu, sehingga dia bisa bekerja semaksimal mungkin. Beberapa bulan yang lalu Bupati Dairi telah memberikan bantuan tangan dan kaki palsu kepada masyarakat melalui kerjasama dengan pihak ke tiga. ” kata Horas menerangkan.

“Kemudian saat ini kami telah selesai menyusun proposal, yang nantinya akan segera di ajukan terkait pembangunan taman kota di Kecamatan Silima PP.” ujar Horas Pardede mengakhiri perbincangan dengan WARTAPOLRI.COM

Rapat kordinasi yang dilaksanakan Rabu 27 Juli 2022, di ruang rapat Kecamatan Silima PP ini diikuti oleh Camat Silima PP beserta seluruh staf yang bekerja di Kantor Camat Silima PP. Suasana rapat berlangsung serius namun santai, terasa kekompakan yang luar biasa antara Camat Silima PP bersama staf staf nya. Rapat ini juga sekaligus melaksanakan arahan Bupati Dairi DR. Edy K.A. Berutu melakukan giat “Rabu ngopi”.

Penulis : Mula Pangaribuan.

Mungkin Anda Menyukai